![]() |
| foto : Bupati Malang saat kunker ekosistem pembiayaan kur klaster sektor pertanian. |
Malang, faktapublik.com - Bupati Malang Drs. H .M. Sanusi, M.M mendampingi Dewan Komisioner OJK Prof. Wimboh Santoso, Phd dalam Kunjungan Peninjauan Pelaksaan Program Kredit Usaha Rakyat(KUR) Kluster Pertanian Alpukat Pameling pada (4/9) siang yang bertempat di Kantor PT. Pameling Raja Nusantara Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang,Kabupaten Malang.
Turut hadir dalam acara ini Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo, Kepala OJK Regional 4 Jatim Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri, Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto, Kepala OJK Jember Hardi Rofiq Nasution, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Azka Subhan, Direktur PT. Bank Negara Indonesia Muhammad Iqbal, Direktur Utama PT. Pameling Raja Nusantara Eko Handoko Hasian SE.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh upaya kolaboratif pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga dalam penyaluran dan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor Pertanian. Kolaborasi ini mendorong penyaluran KUR berjalan lebih efektif dan dirasakan masyarakat, khususnya para petani.
Dalam sambutannya Bupati Malang Drs. H. M Sanusi, M.M mengucapkan apresisasi serta menyambut baik sekaligus menyampaikan selamat datang kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bapak Prof. Wimboh Santoso, Phd. Tidak lupa pula, disampaikan terima kasih kepada OJK Malang, Tim Percepatan Akses Kuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang, dan sektor Perbankan, serta seluruh pihak yang turut berkontribusi.
“Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas yang positif, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses keuangan atau permodalan, utamanya bagi para Petani yang ada di wilayah Kecamatan Lawang. Mengingat wilayah ini memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian, dimana komoditas utama yang menjadi unggulan adalah komoditas Alpukat Pameling.” ungkap Bupati Malang dalam sambutannya.
Dilanjutkan sambutan dan dialog bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso beliau menjelaskan, percepatan dan perluasan akses pembiayaan bukan satu-satunya masalah dalam penyaluran KUR sektor pertanian. Namun pada penilaian kelayakan usaha yang dinilai secara komprehensif dalam ekosistem supaya dapat memitigasi risiko baik secara individu maupun kelompok sehingga menghasilkan nilai ekonomi dalam ekosistem tersebut.
“Ruang pasar ekspor hasil pertanian sangat besar untuk dioptimalkan. Untuk meningkatkan akses pembiayaan perbankan kepada para petani, OJK mengupayakan agar diperbanyak pembentukan klaster pertanian dengan menciptakan ekosistem di kalangan petani yang mempermudah proses pengajuan, pencairan dan penjaminan kredit, bahkan sampai pemasaran produk pertanian.” kata Dewan Komisaris OJK
Sektor keuangan dibawah pengawasan OJK ini didedikasikan untuk mendukung prioritas pembiayaan dalam program KUR yang secara kluster, dan ini adalah kluster dengan kelompok tani dimana nanti akan mendapat binaan mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan,panen sampai penjualan dan pengolahan yg akan terus dipandu.
Diakhir sambutan Bupati Malang menyampaikan harapannya “Besar harapan saya agar program perluasan akses keuangan dan permodalan kepada para petani seperti ini nantinya akan semakin berkembang, mengingat di Kabupaten Malang ada banyak sekali kelompok tani, kelompok wisata maupun kelompok-kelompok produktif lainnya yang juga membutuhkan akses permodalan, hal ini akan memicu pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.” harap Bupati Malang.
Di penghujung acara, Direktur Bisnis dan UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero),Tbk, Muhammad Iqbal menyerahkan secara simbolis KUR Klaster Pertanian Pada kegiatan tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis penyaluran KUR kepada kelompok tani Sumber Rejeki dari Desa Pujon dan Gapoktan Nakulo dari desa Wonorejo dengan masing-masing kredit KUR sebesar Rp50 juta per petani. Sampai dengan Agustus 2021, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. telah menyalurkan KUR sebesar Rp4.2 miliar kepada 4 poktan/gapoktan.
Penyerahan KUR Klaster Pertanian disaksikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK dan Bupati Malang kemudian dilanjutkan dengan Peninjauan Kebun Alpukat Pameling.
Tak lupa untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat seperti melakukan Test Antigen sebelum memasuki kawasan Kebun Alpukat Pameling, Mencuci Tangan, Menjaga jarak dan tak lupa tetap dengan double masker.
(RED)
Komentar
