Ramai Keluhan Tagihan Listrik Membengkak, PLN Pastikan Tarif Tetap Hingga Desember 2026 -->
✕

Kategori Berita

.

Ramai Keluhan Tagihan Listrik Membengkak, PLN Pastikan Tarif Tetap Hingga Desember 2026

Rabu, 04 November 2026

Jakarta, http://faktapublik.com – Keluhan pelanggan terkait tagihan listrik yang membengkak dan perbedaan jumlah kWh token listrik ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.


Sejumlah pengguna di platform X dan Threads mengeluhkan tagihan bulanan yang melonjak hingga dua kali lipat. Ada yang mengaku biasanya membayar Rp 850 ribu hingga Rp 900 ribu, naik menjadi Rp 1,7 juta. Ada pula yang mempertanyakan pembelian token dengan nominal sama namun mendapatkan jumlah kWh yang berbeda.


Menanggapi ramainya keluhan tersebut, PT PLN (Persero) memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik pada periode Triwulan IV 2026.


Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan kebijakan tarif masih mengacu pada keputusan pemerintah melalui Kementerian ESDM.


"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius, Senin (3/11/2026).


Ia menjelaskan, tarif listrik periode Oktober hingga Desember 2026 tetap dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh golongan pelanggan, baik subsidi maupun non-subsidi.


Menurut PLN, lonjakan pembayaran lebih disebabkan oleh peningkatan konsumsi energi pelanggan, bukan karena kenaikan tarif per kWh. Peningkatan pemakaian dapat dipicu oleh perubahan cuaca, penggunaan pendingin ruangan yang lebih intensif, serta aktivitas penghuni rumah.


Sementara untuk perbedaan jumlah kWh pada pembelian token prabayar dengan nominal yang sama, PLN menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh potongan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya berbeda di setiap daerah, serta biaya administrasi.


Untuk membantu pelanggan mengendalikan pemakaian, PLN mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan prabayar dapat melihat riwayat pembelian token dan pola penggunaan listrik bulanan.


Caranya, buka aplikasi PLN Mobile, pilih menu Token dan Pembayaran, masukkan ID Pelanggan, kemudian pilih menu Riwayat Pembelian Token.


Di sisi lain, PLN juga menggelar promo diskon 50 persen biaya tambah daya dalam program Energi Berdikari memperingati Hari Listrik Nasional ke-80. Promo berlangsung pada 22 Oktober hingga 4 November 2026 dan dapat diakses dengan melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan melalui PLN Mobile.


PLN juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan program token listrik gratis. Perusahaan menegaskan seluruh promo resmi hanya diumumkan melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal resmi PLN.


*Penulis: SO*

*Editor: TL*