Jakarta, http://faktapublik.com – Presiden Prabowo Subianto meminta agar buku pelajaran jenjang SD hingga SMA segera dibenahi. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat evaluasi kualitas pendidikan 1 minggu lalu.
Dalam arahannya, Presiden menyoroti dua masalah utama pada buku pelajaran saat ini. Pertama, ukuran huruf yang dinilai terlalu kecil sehingga menyulitkan siswa saat belajar. Kedua, kualitas bahan buku yang dianggap kurang baik dan cepat rusak.“Anak-anak kita harus belajar dengan nyaman. Kalau hurufnya kecil-kecil, gimana mau baca? Kalau bukunya gampang rusak, gimana mau dipakai setahun?” tegas Presiden.
Prabowo meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penerbit buku untuk segera melakukan revisi total. Perbaikan meliputi ukuran font yang lebih besar, kertas yang lebih kuat, dan desain yang ramah untuk anak.
Instruksi ini mendapat respons positif dari para guru dan orang tua. Mereka menilai langkah ini penting agar proses belajar mengajar di sekolah bisa lebih efektif dan tidak membebani siswa.
Pemerintah menargetkan buku pelajaran edisi revisi sudah bisa digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.
*Reporter: Suroso*
*Editor: Taty Liem*
Komentar