Demo Memanas di Bendungan Lahor: Warga Tolak Penutupan Mobil, Tuntut Akses GRATIS

Kategori Berita

.

Demo Memanas di Bendungan Lahor: Warga Tolak Penutupan Mobil, Tuntut Akses GRATIS

Minggu, 02 Agustus 2026




Malang, http://www.faktapublik.com – Ratusan warga perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar mengepung Bendungan Lahor pada *Sabtu, 1 Agustus 2026*. Aksi "Lahor Memanggil" ini digelar tepat di hari pertama Perum Jasa Tirta I (PJT I) menutup total akses kendaraan roda empat di atas bendungan.

Aksi yang sempat memanas ini viral di berbagai media sosial dan menjadi sorotan warga Malang Raya.


#### *PJT I Tutup Akses Demi Keamanan Obvitnas*

Dalam keterangan tertulis, PJT I menyebut penutupan dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengelolaan Bendungan Lahor yang berstatus *Objek Vital Nasional* berdasarkan Kepmen PUPR Nomor 331/KPTS/M/2020.


Sekretaris Perusahaan PJT I, Erwando Rahmadi, menegaskan bendungan tersebut bukan jalan umum, melainkan jalur inspeksi untuk operasi dan pemeliharaan."Pengaturan akses ini dilakukan demi menjaga keamanan struktur bendungan, keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan operasional Objek Vital Nasional," ujarnya.


Mulai 1 Agustus 2026, hanya kendaraan operasional, ambulans, dan aparat yang boleh melintas. Untuk roda dua masih diperbolehkan dengan sistem pembayaran non-tunai atau kartu akses. PJT I juga memberikan pembebasan bagi warga radius 2km, pelajar, dan UMKM.


#### *Warga: "Seruan 1 Kata: Gratis"*

Namun kebijakan itu ditolak warga. Dalam orasinya di depan "PINTU MASUK KAWASAN BENDUNGAN LAHOR GATE 3 & 4", koordinator aksi yang mengenakan kaos "VIRAL JUSTICE" menyuarakan 5 tuntutan utama.


1.  *Penerapan SOP* penjaga portal yang lebih humanis dan tanpa diskriminasi


2.  *Pembebasan pungutan* bagi pelajar


3.  *Penghapusan pungutan* bagi angkutan umum rute Malang-Blitar  


4.  *Pembebasan biaya* bagi warga terdampak pembangunan Bendungan Lahor


5.  *Pembebasan pungutan* bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil


"Kami bukan turis. Kami warga lokal yang merasa terasing di tanah kelahirannya sendiri. Lahor berdiri di atas tanah dan kehidupan kami," teriak massa.


#### *Jalur Urat Nadi Malang-Blitar*

Bagi warga Sumberpucung, Selorejo, hingga Rekesan, jalur di atas Bendungan Lahor sudah puluhan tahun menjadi alternatif tercepat Malang-Blitar. Penutupan ini dinilai sangat memberatkan dan memaksa warga memutar jauh.

Sebelumnya, PJT I sudah menerapkan sistem bayar non-tunai sejak 1 Juli 2025 untuk mobil Rp 3.000 dan 5 Januari 2026 untuk motor Rp 1.000.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada titik temu antara perwakilan warga dan PJT I. Aparat gabungan masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


*Reporter: Tim http://www.faktapublik.com*

*Editor: Suroso*