Madiun, http://faktapublik.com – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI terasa berbeda di Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar"Caruban Night Solidarity"pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB di Caruban.
Selain untuk memeriahkan kemerdekaan, acara ini juga menjadi bentuk aksi kepedulian dan penggalangan donasi bagi korban bencana gempa NTT yang terjadi pada Minggu, 15 Agustus 2026 silam."Di tengah suka cita merayakan HUT ke-81 RI, kita tingkatkan rasa solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, khususnya warga di NTT. Bantuan dan doa dari Kabupaten Madiun adalah wujud nyata kebersamaan kita," ujar Bupati Madiun H.Hari Wuryanto.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Madiun bersama jajaran Forkopimda, didampingi Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto.
Rangkaian pembukaan diawali dengan kirab bernuansa sakral dan budaya. Momen penting ditandai dengan penyerahan tongkat Mbah Palang oleh Bupati Hari Wuryanto kepada tokoh Mbah Palang sebagai simbol dimulainya iring-iringan. Acara kemudian dilanjutkan pertunjukan kesenian Dongkrek dari Kecamatan Mejayan yang menjadi ikon budaya lokal.
Usai seremoni pembukaan, iring-iringan parade langsung bergerak dari Alun-alun Reksogati sebagai titik start. Rute melintasi sejumlah jalan protokol di Kota Caruban dan berakhir di Lapangan Bangunsari, Kecamatan Mejayan.
Parade diikuti oleh seluruh OPD Kabupaten Madiun, Lembaga Vertikal, 15 Kecamatan se-Kabupaten Madiun, dan mitra OPD. Masing-masing peserta menampilkan perpaduan budaya dan kreativitas dengan kostum yang unik dan spektakuler.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah tema "Kampung Pesilat" sebagai ikon Kabupaten Madiun. Ratusan pesilat dari berbagai perguruan di Madiun menampilkan atraksi kolosal pencak silat dengan kolaborasi musik DJ modern dan nuansa klasik.
Tidak hanya budaya lokal, peserta juga menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman ini menjadi simbol penting persaudaraan, persatuan, dan saling menghormati antarbudaya.
Bupati Hari Wuryanto berharap, selain menjadi ajang penggalangan kepedulian sosial, Caruban Night Solidarity dapat terus digelar secara berkala."Kegiatan ini kami harapkan menjadi ikon baru pariwisata yang mempererat tali persaudaraan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM, pedagang kaki lima, dan pelaku industri kreatif di Kabupaten Madiun," tambahnya.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak sebelum acara dimulai, warga Caruban telah memadati trotoar di sepanjang rute parade.
Endah Triyanti (48th) seorang guru TK asal Desa Sumbersoko, Kecamatan Mejayan, berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan."Ini hiburan bagi warga Caruban, tapi juga bisa mendorong perputaran ekonomi warga sekitar. Semoga tiap tahun ada lagi," ungkapnya.
*Reporter: Do2k CRB*
*Editor: Suroso*
Komentar
