Malang, faktapublik.com - SDN Losari merupakan satu-satunya sekolah dasar negeri yang beralamat di jalan Suropati, Kelurahan Losari,Kecamatan Singosari dan Berakreditasi A dengan jumlah murid sekira 212 siswa-siswi bersama 8 guru dan Kepala Sekolah.
Berdasarkan riwayat, sekolah ini sering berpartisipasi dalam berbagai kompetisi tingkat kecamatan dan kabupaten untuk mengasah bakat siswa, diantaranya partisipasi lomba kesenian dan budaya, kegiatan kepramukaan yang aktif sebagai wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa, pengembangan potensi bersama Universitas bekerjasama dengan pihak eksternal seperti kelompok mahasiswa MMD dari Universitas Brawijaya untuk program pengembanga potensi siswa dan inovasi di lingkungan sekolah. Selain itu, dalam pencapaian Akademik selain menyandang predikat status sekolah akreditasi A, juga banyak siswa-siswinya yang berhasil melanjutkan ke sekolah SMP Negeri unggulan (seperti SMPN 1 Singosari).
Namun akan disayangkan jika pencapaian positif tersebut harus bertolak belakang dengan kondisi bangunan yang atapnya meluai rapuh dan rusak, sangat membahayakan siapa saja yang berada di sekitar gedung 3 kelas tersebut, yang ditempati oleh kelas 1, 2 dan 3. Pasalnya banyak dijumpai asbes mulai berlubang, nampak kayu pengait asbes mulai keropos dan mudah runtuh, yang secara otomatis dapat membahayakan keselamatan.
Dengan adanya kondisi tersebut, bukan hanya siswa-siswi dan gurunya yang merasa was-was, namun juga wali muridnya."Bagaimana saya bisa tenang, sementara bila melihat kondisi ruang kelasnya saat ini seperti itu, sangat-sangat membahayakan, makanya saya selalu mewanti wanti anak B saya untuk selalu waspada dan agar menjauhi area area rawan itu seperti yang di pojok luar itu, dan setau saya dulu itu kalau tidak salah sudah pernah ditinjau langsung Bapak Bupati Malang bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, tapi tidak tau juga kenapa hingga saat ini belum ada perbaikan, semoga aja rasa was-was kita semua segera terobati dengan adanya perbaikan atap tersebut, sehingga proses belajar mengajarnya nyaman, kamipun yang dirumah atau berkerja sebagai wali murid ini tenang juga,"ungkap wali murid yang enggan mau disebutkan namanya.
Menanggapi kabar tersebut, tim awak media mendatangi sekolah tersebut untuk kefalidan sumber informasi, selain melihat langsung kerusakan atap 3 kelas tersebut juga menemukan kerusakan atap yang lebih parah, tepatnya atap rumah dinas dan posisinya satu tembok dengan ruang guru serta ruang tamu juga ruang Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah SDN Losari, Ana Adriyanti, SPd saat ditemui di ruangannya mengatakan,"Ya memang begitu kalau dilihat bersama, kami pun sudah berusaha mengajukan permohonan proposal ke Diknas, bahkan sudah tiga kali berturut-turut tapi ya masih belum dapat, dan kalaupun ada info dulu sempat ditinjau langsung oleh bapak Bupati bersama bapak Kadis Dispendik waktu itu memang iya, tapi mungkin saat ini masih nunggu giliran atau bagaimana juga saya sendiri masih belum ada kabar pasti," jelasnya.
Di waktu dan tempat berbeda, Kepala Bidang SD (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Langgeng Supriyanto, S.Pd., M.Pd. pada Rabu (30/04/2026) siang, belum bisa dimintai keterangan atau tanggapan, dikarenakan dirinya sedang ada rapat di Gedung DPRD Kabupaten Malang, sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan, A.P., M.Si. saat ini sedang cuti melaksanakan ibadah haji.
Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang aman, untuk itu mari jadikan sekolah kita ruang yang ramah bagi setiap anak anpa rasa takut. Karena, sekolah bukan sekadar gedung untuk belajar, tapi juga rumah kedua di mana kita semua wajib saling menjaga keamanan dan kenyamanan penghuninya. (So)
Komentar
