Malang, faktapublik.com - Warga masyarakat berharap adanya perbaikan jalan alternatif penghubung yang berada di Desa Ketindan dengan Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang.
Pasalnya jalan tersebut saat ini dalam kondisi bisa dikatakan rusak dan berlubang cukup parah, tentunya jika terus dibiarkan kondisinya seperti itu dikhawatirkan kedepannya akan dapat menyebabkan kecelakaan yang bisa menimbulkan korban jiwa. Adapun sesuai pantauan wartawan faktapublik.com saat menyusuri jalan sekitar jalan tersebut, terdapat beberapa kerusakan atau kubangan cukup dalam sekira 50cm dan lebar 1m berada di tengah-tengah jalan tersebut. Disamping itu, mengingat beberapa hari ini ektensitas curah hujan tinggi sehingga air hujan menggenang hingga lubang rusak jalan tersebut tidak nampak, di tambah tidak adanya penerangan jalan disekitar jalan rusak tersebut semakin was was dan membahayakan sekali saat melintasinya.
Saat berada di sekitar jalan tersebut, Timbul (35th) salah satu warga Desa Ketindan mengatakan," Saya berharap entah itu dari Pemerintah Kabupaten Malang melalui dinas nya atau dari Pemerintah Desa disini segera melakukan perbaikan jalan ini, supaya saat melintasi jalan ini pengguna jalan merasa aman dan nyaman, jika kita lihat lubangnya cukup besar dan dalam, permasalahannya kerusakan tersebut berada di tengah-tengah dan cukup dalam, selain itu bila hujan turun, jalan ini tidak kelihatan aspal nya, tertutup aliran air hujan, bila kendaraan lewat sini akan mudah jatuh dan sangat-sangat membahayakan, sudah sering beberapa masyarakat yang jatuh disini akan hal itu, meski tidak parah namun hal ini harusnya diantisipasi sejak dini, mengingat jalan ini padat yang melintasinya terutama sepeda motor, karena jalan ini jalan alternatif dari Desa ketindan menuju kawasan area Kelurahan Lawang atau Kecamatan Lawang, apalagi kalau sore jalan ini ramai, selain pemandangannya eksotis dan sejuk, warga di bulan Ramadhan ini memanfaatkan sebagai tempat ngabuburit sambil menunggu waktu buka puasa. Jadi semoga hal ini dapat di dengar dan di respon oleh pihak - pihak terkait," ungkapnya.
Ditempat yang berbeda, Sekretaris Desa Ketindan, saat ditemui di kantornya, Jumat (6/3/2026) siang mengatakan," Sudah kami ajukan untuk perbaikan jalan alternatif tersebut, cuma saat ini mungkin masih proses realisasinya, dan semoga saja tahun ini bisa realisasikan prosesnya, selain itu jalan tersebut juga salah satu batas wilayah untuk sebelah barat ikut Desa Ketindan dan sebelah timur ikut wilayah Kelurahan Lawang, untuk itu kami tetap koordinasi dan kolaborasi mana yang cepat dalam mengajukan permohonan perbaikan jalan alternatif penghubung itu, bahkan kemarin waktu Musrenbangcam juga sudah kami ajukan bukan hanya perbaikan yang rusak itu tetapi juga hotmix dan pelebaran jalannya," jelasnya.
Disinggung tidak adanya penerangan jalan tersebut, Sekdes Ketindan menerangkan bahwa sebetulnya sudah pernah ada namun yang terjadi kerap hilang, belum diketahui siapa pelakunya dan apa motifnya.
"Terkait Penerangan Jalan Umum di jalan tersebut sebetulnya sudah kami pasangkan, diantaranya melalui Desa dan swadaya masyarakat sendiri bahkan dulu pernah ada bantuan dari Universitas Brawijaya namun lagi-lagi selalu hilang atau dicuri, sudah tiga kalian ini begitu terus, ya nanti kedepannya ini kami akan carikan solusi bagimana baiknya sehingga jalan tersebut tetap kondusif," terangnya. (SO)
Komentar