PASURUAN - Rencana pembangunan jalan lingkar utara (JLU) Kota Pasuruan yang digagas sebagai proyek strategis daerah yang menuai pro dan kontra mengenai keberlanjutan proyek tersebut, dalam aksi damai warga masyarakat yang mengatas namakan AWUR (Aliansi Warga Utara) menggelar aksi damai menyatakan atas dukungan agar pembangunan JLU agar segera dilaksanakan.
Dari data terhimpun penggunaan dana cadangan sejumlah 60 milliar rupiah yang dihimpun sejak tahun 2011 sampai tahun 2014 melalui Perda Kota Pasuruan No;29 tahun 2011 tentang dana cadangan, dan juga di pasal 4 Tujuan penetapan dana cadan
gan adalah untuk membiayai program pembangunan jalan dan jembatan, tentang pembebasan tanah ataupun penentuan lokasi (penlok) jalan lingkar utara Kota Pasuruan dai keterangan ketua pansus bahwa dana cadangan 85 M tersebut ada dan dikuatkan perda khusus dana cadangan dan tidak bisa dipergunakan untuk pembiayaan lain, sudah digunakan untuk pembebasan sekitar 9 milyar untuk pembebasan lahan sesi 1 dan 2 sehingga sisa 75 milyar dana plus bunga yang tersimpan dibank jatim Pasuruan.
Usai melakukan orasi didepan kantor Walikota Pasuruan, selanjutnya perwakilan AWUR diterima dengan baik serta ditemui langsung oleh Walikota Saifullah Yusuf didampingi Sekda.
Dalam kesempatan itu, ketua umum LSM Gajah Mada Nusantara yaitu Misbahul Munir selaku koordinator AWUR menyampaikan bahwa pihaknya sangat menginginkan supaya proyek pembangunan JLU dilanjutkan.
"Hari ini kita telah berkoordinasi bersama masyarakat wilayah utara yang tergabung dalam AWUR sudah ditemui langsung oleh Walikota Pasuruan dan Alhamdulillah beliau juga menandatangani surat kesepakatan bahwa proyek JLU lanjut dan tidak ada kata berhenti", kata Misbah,"tuturnya dihadapan sejumlah media.
Diketahui bahwa massa yang tergabung dalam AWUR itu terdiri dari beberapa unsur mulai dari kalangan NGO atau LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan unsur masyarakat lain terutama warga wilayah pantai utara (Pantura).
Alimudin selaku ketum LSM GEMPAR juga menyatakan dalam orasinya atas dukungan kepada pemerintah kota pasuruan supaya melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,
Proyek pembangunan JLU yang selama ini diharapkan warga masyarakat Pasuruan demi kesejahteraan masyarakat dapat terangkat di bidang wisata, perindustrian dan peningkatan perekonomian warga masyarakat Pasuruan" tegasnya.
Sementara itu, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sangat menyambut baik dengan semua usulan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat secara umum dan mengakui, bahwa isu yang disampaikan oleh pihak AWUR dianggap sesuai dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Pasuruan.
"Pembangunan proyek JLU ini sudah masuk dalam RPJMD jadi kita berterima kasih dengan dukungan seperti ini artinya program kita sesuai dengan keinginan masyarakat setempat terutama dalam rangka pemeratan pembangunan", ucap Walikota Gus Ipul.
Bahkan, Walikota Gus Ipul mengapresiasi sekaligus berterima kasih atas aspirasi yang yang disampaikan oleh AWUR terkait JLU tentunya demi terlaksananya pembangunan Jalan Linta Utara.
Buat saya aneh meskipun kita menghargai kalau ada yang menolak, tapi tetap aspirasi itu kita dengar, nah untuk yang hari ini datang menyampaikan aspirasi untuk diteruskan dengan ukuran-ukuran yang cukup jelas tentu kita mengapresiasi dan kami berterima kasih", terangnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul juga memaparkan terkait upaya yang sudah dan hingga saat ini telah dilakukan oleh pihak Pemkot bersama DPRD Kota Pasuruan demi tercapainya proyek pembangunan jalan lintas Utara, proses yang berjalan kurang lebih sudah mencapai tiga puluh persen doakan saja dan kita punya dana cadangan seperti yang kita sampaikan tinggal nambahi sedikit dan saat ini terus dilakukan komunikasi antara kita dengan DPRD juga", tutur Walikota Pasuruan Gus Ipul. Kamis, 3/8/23 (ali*)
Komentar