![]() |
| Foto : Peserta Bimbingan Teknis Aplikasi Bizagi Modeler yang diselengarakan oleh Perumda Tirta Kanjuruhan |
Perumda Tirta Kanjuruhan sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik yang juga merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang memiliki target kinerja untuk memupuk keuntungan dan memberikan pelayanan sosial, memiliki kebutuhan untuk memberikan proses bisnis dengan mengacu pada standart sistem. Dan sejak tahun 2006 Perumda Tirta Kanjuruhan telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, untuk menjamin agar seluruh proses yang diselenggarakan guna memenuhi persyaratan pelanggan dapat dikendalikan dan terus dilakukan perbaikan secara berkelanjutan (continual of improvment).
Salah satu yang menjadi dasar untuk dapat menyelengarakan sistem manajemen mutu adalah dengan memiliki Standar Operasional Prosedure (SOP). SOP yang diterapkan pada perusahaan hendaknya terus berkembang dan bergerak secara dinamis, mengikuti perkembangan sistem dan regulasi yang mempengaruhi penyelengaraan bisnis perusahaan.
Guna memberikan pemahaman terkait dengan mekanisme penyusunan SOP yang efektif, maka melalui bagian Sumber Daya Manusia Perumda Tirta Kanjuruhan, menyelengarakan pelatihan penyusunan Standar Operasional Prosedure (SOP) dengan menggunakan aplikasi, yang di kemas dalam kegiatan "BIMBINGAN TEKNIS APLIKASI BIZAGI MODELLER". Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Perumda Tirta Kanjuruhan, pada tanggal 18 dan 20 September 2021, yang diikuti oleh jajaran Kepala Seksi dan Staf.
Acara di buka secara langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, S.SOS, MM, yang dirangkai dengan penyampaian penghargaan terkait dengan pentingnya SOP bagi sebuah perusahaan. Dengan SOP seluruh proses dapat saling terhubung, berinteraksi dan terkoneksi, dan setiap tahap yang dilakukan dapat dikendalikan durasi dan hasilnya. Hal tersebut semata-mata untuk dapat mendukung penyelengaraan proses bisnis perusahaan secara sistematik dan terkendali, sehingga seluruh pihak yang berinteraksi dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya.
Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Kepala Bagian SDM, Sdr Khoirul Ansori, SE dalam laporanya bahwa tujuan dari bimbingan teknis tersebut adalah :
- Memberikan bekal dalam rangka bimbingan tenis dan pembentukan wawasan peserta dengan memahami dengan baik tentang susunan rencana penyusunan SOP dengan sistem aplilasi.
- Mumupuk rasa kebersamaan, keakraban dan wawasan diantara para peserta agar dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan menanamkan rasa disiplin, tangung jawab dan kreatifitas agar terwujud pegawai yang profesional.
- Agar peserta mampu dan dapat mengerjakan tugasnya secara benar, tepat, dan konsisten, sehingga menghasilkan produk sesuai standar yang telah di tetapkan sebelumnya.
Melalui Bimtek ini, diharapkan Perumda Tirta Kanjuruhan memiliki tenaga-tenaga yang mampu mengidentifikasi kebutuhan SOP dan mampu melaksanakan evaluasi serta identifikasi untuk melaksanakan pemutakhiran SOP agar mampu dimanfaatkan untuk mendukung proses bisnis perusahaan secara efektif dan efisien.
(Red/ADV)
Komentar